Tampilkan postingan dengan label Sering. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sering. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2019

Penyebab Sering Lapar saat Diet Vegan - Medcom ID


Diet vegan adalah diet dengan cara menghindari asupan bahan makanan yang bersumber dari hewani. Diet vegan bukan berarti resep atau strategi pasti untuk menjadi kurus. Untuk itu Anda mesti memerhatikan makanan olahan juga di sekitar Anda juga.

 


Jakarta:

Diet vegan atau mengatur pola makan dengan mengonsumsi makanan vegetarian bisa menjauhkan diri dari kolesterol dan menyehatkan tubuh. Namun, perlu diketahui bahwa diet vegan berisiko lebih sering merasa lapar.




Ketika memenuhi keinginan mulut untuk makanan di saat Anda merasa lapar, jangan kaget karena di sanalah berat badan Anda bisa meningkat.










Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



















Sebab, protein nabati memberikan rasa kenyang dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan ketika Anda mengonsumsi makanan dengan protein hewani.




Jangan biarkan kata vegan pada camilan maupun sekotak daging beku tiruan atau daging vegetarian membodohi Anda. Katakan saja camilan bar vegan dan protein olahan yang sebenarnya berisi bahan-bahan yang jauh dari diet vegan Anda.




Mungkin Anda merasa berat badan Anda tidak akan naik setelah mengonsumsinya. Akan tetapi, penurunan berat badan tidak selalu menjadi salah satu manfaat dari pola makan vegan. 




Misalnya, semangkuk kecil cabai vegan beku memiliki 80 kalori lebih banyak dan 30 gram karbohidrat lebih banyak daripada semangkuk kecil cabai lainnya.




Hanya karena kata vegan yang tertera pada suatu produk, tidak berarti bahan makanan pada produk tersebut bebas dari kalori.




Ya, diet vegan bukan berarti resep atau strategi pasti untuk menjadi kurus. Makanan olahan masih berupa makanan olahan, baik vegan atau bukan. Berikut adalah hal yang perlu diketahui jika Anda melakukan diet penurunan berat badan vegan.





Penyebab Sering Lapar saat Diet Vegan

(Diet vegan bukan berarti resep atau strategi pasti untuk menjadi kurus. Untuk itu Anda mesti memerhatikan makanan olahan di sekitar Anda juga. Foto: Pexels.com) 


(Baca juga:

Penyebab Berat Badan Tidak Turun Meski Melakoni Diet Vegan

)




Maka sebaiknya, perhatikan porsi makan Anda ketika menjalani diet vegan agar berat badan tidak meningkat. Lantaran akan cepat merasa lapar, kurangi porsi makan Anda setiap menyantap hidangan, misalnya menjadi setengah porsi dari biasanya. Anda bisa makan sedikit demi sedikit setiap merasa lapar.




Sementara itu, melalui diet vegan, Anda dapat menurunkan risiko penyakit yang menakutkan. Di antaranya kanker, diabetes, dan penyakit jantung. 




Para ilmuwan melakukan tinjauan literatur dari 27 studi berbeda dengan mengamati orang-orang yang mengikuti diet nabati. Mereka menemukan bahwa orang yang makan dengan vegetarian atau diet vegan yang dikombinasikan dengan kacang-kacangan, kedelai, dan atau serat, berhasil menurunkan kolesterol mereka hingga 35 persen.




Tinjauan literatur lain menemukan bahwa vegan mengurangi risiko kanker total sekitar 15 persen dan vegetarian mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 25 persen dibandingkan dengan pemakan daging.




Hal tersebut berkat fitonutrien, zat yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran yang menyediakan berbagai jenis peningkatan kesehatan. Salah seorang ahli gizi menyatakan bahwa Anda mendapat asupan rendah kalori dengan kualitas gizi tinggi dalam zat itu.




Anda pun bisa mengoptimalkan energi dan pencernaan Anda serta memberikan apa yang dibutuhkan tubuh Anda untuk menjadi lebih sehat dan bugar.



(TIN)


Read More

Selasa, 16 April 2019

Sering Diabaikan, Inilah Efek Stres bagi Tubuh Kita - Tribunnews


TRIBUNNEWS.COM - Stres adalah reaksi fisik dan mental alami terhadap pengalaman hidup.


Setiap orang mengekspresikan stres dari waktu ke waktu.


Apapun, mulai dari tanggung jawab sehari-hari seperti pekerjaan dan keluarga hingga peristiwa kehidupan yang serius seperti diagnosis baru, perang, atau kematian orang yang dicintai dapat memicu stres.


Untuk situasi jangka pendek, stres dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda.


Stres dapat membantu Anda mengatasi situasi yang berpotensi serius.


Baca: Bawang Putih Bermanfaat untuk Kesehatan, Tapi Tak Semua Orang Bisa Mengonsumsinya


Tubuh Anda merespons stres dengan melepaskan hormon yang meningkatkan kecepatan jantung dan pernapasan serta menyiapkan otot untuk merespons.


Namun jika respons stres Anda berlebihan dan tidak terkendali dan tingkat stres ini tetap meningkat jauh lebih lama daripada yang diperlukan untuk bertahan hidup, itu dapat membahayakan kesehatan Anda.


Stres kronis dapat menyebabkan berbagai gejala dan memengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan.


Gejala stres kronis meliputi: sifat mudah marah, gelisah, depresi, sakit kepala hingga insomnia.


Efek stres bagi tubuh
Efek stres bagi tubuh (healthline.com)

Berikut bagian-bagian tubuh yang dapat terpengaruh oleh stres:








Penulis: Fitriana Andriyani



Editor: Facundo Chrysnha Pradipha










Read More